Estorie

Deus Vult

Published

on

Medio 2019


Oleh: Dera Liar Alam


1095 
TALI KEKANG tertahan,
Khotbah menderas:
Deus vult!
Deus vult!

Para knight memecut kuda, berlari: bangsawan-bangsawan lapar haus tanah jajahan tumpahkan darah, marah, kobarkan perang, tuju tanah diklaim suci.

Ada zaman di mana membunuh menjarah membakar memunahkan membinasakan dianggap kebajikan.

Sampai hari ini, kepentingan ekonomi kepentingan politik ditunggangi bandit-bandit berkendara mesin perang gurun agama.

Lalu, tanah dan hak, digadai inovasi teknologi.

#BukaBuku #Estorië #BlueBlueSky

Click to comment

Trending

Copyright © 2019 TeropongAlor.com

Exit mobile version