Susastra

Paradoks Laut

Published

on


2007


Oleh: Dera Liar Alam


Sore sudah tenggelam
Bola jingga melembut terkubur
Hati mendua karena birumu menghitam

Satu-satu hujam
Daratan memanjang
Timbun sisa-sisa

Bila malam camar menjauh
Kicaukan mangsanya yang mati
Tak sempat tangis dan titip salam duka

Sepasang mata
Menghentar letih

Perahu di sana
Mengejar ufuk timbul tenggelam
Mendayung hingga ke seberang
Harap sudah menggulung
Ombak sia-sia

Datanglah pagi
Cahayamu bersua cermin perak
Menggantung tipis kabut di atas kota
Tiang-tiang logam tertancap di sisi
Hayati teluk yang mati
Sunyi memercik kecipak asinmu

Click to comment

Trending

Copyright © 2019 TeropongAlor.com

Exit mobile version